Sebuah Jarum & Dua Buah Rajutan
Semua yang tertulis dalam sebuah kisah yang selama ini dilalui mungkin akan membuat mu merasa akan adanya perbedaan di akhir waktu,, berakhir sedih ataukah bahagianya itu selalu menjadi tujuan utama, hingga pada suatu ketika engkau mampu melupakan sebuah hal yang penting. Seperti kisah ini semua berawal sejak aku memulai langkah ku..
Semua tertumpu padanya... Jarum.. jarum??? ia benar ini bercerita tentang sebuah jarum dan dua buah rajutan.. kenapa seperti itu...? mari kita lihat seperti apa jalan kisahnya..
Suatu masa Seseorang yang memiliki kuasa penuh atas kehidupan menciptakan sebuah benda yang berguna untuk merajut benang hingga menjadi sebuah pakaian.. kita sering sebut itu " Jarum".. :) sang kuasa kehidupan ini berencana membuat beberapa rajutan pakaian untuk ia kenakan dimasa-masa yang akan datang. Ia memiliki dua buah bibit pohon kapas.. lho kenapa hanya dua yah..? itu menjadi pertanyaan besar.. namun akan terjawab setelah ini..
Nah , kedua bibit pohon kapas itu ia tanam dengan terpisah yang sebiji ditanamnya di dekat perkarangan rumah, dan yang satunya lagi ia tanam sedikit jauh kearah perkebunan yang subur.
setelah ditanam nya ia merawat kadua bibit pohon itu hingga besar. setelah beberapa lama waktu yang terlewatkan kedua bibit pohon kapas itu telah tumbuh dan bertangkaikan buah-buah kapas..
Sang kuasa kehidupan ini merasa sangat senang karna dengan berbuahnya pohon-pohon kapasnya maka ia akan dapat membuat rajutan baju dari untaian-untaian benang dan kapas tersebut. Namun ada perbedaan yang terjadi pada kedua pohon kapas nya itu.. apa yang berbeda..? semua terlihat dari tempat tumbuhnya.. pohon yang berada didekat rumah hanya berbuahkan sedikit kapas sejak pertama kali pohon itu berbuah.. mungkin dikarenakan tempat nya yang kurang subur.. sebaliknya pohon yang tumbuh di dekat kebun justru berbuah banyak.. karna hal itu sang kuasa ini lebih memilih untuk membentuk benang dan merajut pakaian lebih awal dengan kapas yang berasal dari pohon yang berada di kebun. yah.. seperti itulah kisah awal ini.. seperti yang sang kuasa kehidupan ini inginkan, pakaian berhasil di rajut dengan jarum yang telah ia buat sendiri malah jauh lebih cepat karna kapas yang telah berbuah banyak itu.. tapi apa yang terjadi dengan pohon kapas yang ada di dekat sekitar rumah..? sang Kuasa kehidupan ini tidak juga melupakan nya.. meski hingga saat ini ia masih memanen kapas dan merajut nya dari pohon yang berada di kebun.. ia tetap menyirami pohon kapas yang berada di dekat rumah. dengan harapan pohon ini juga akan berbuah sama banyak nya..
Musim berganti dan waktu seakan berjalan lebih cepat.. melewati peredaran musim yang menerpa pohon kapas yang berada di kebun terlihat mulai layu.. buahnya pun kini mulai sedikit dan kehitam-hitaman karna membusuk sebab akar tak lagi menyerap air karna kekeringan.. hingga dengan sigap sang kuasa kehidupan ini memetas pohon kapasnya yang berada di kebun agar pohon itu kembali bertunas pohon baru. Nah disisi ini siapa sangka pohon yang berada di sekitar rumah justru berbuah sedikit lebih lebat dari sebelumnya dan kapas yang dihasilkan jauh lebih lembut dari pohon kapasnya yang sebelumnya. wajar saja sebab pohon kapas ini tumbuh tepat di bawah pepohonan yg lebih rimbun dan dekat mata air sehingga pohon nya tetap terjaga tanpa takut kekeringan.
Melihat hal ini sang kuasa kehidupan itu mulai memetik buah dari kapas yang di hasilkan pohon ini..dan tanpa ia duga juga bahwa hasil rajutan pakaian yang di hasilkan dengan jarum nya itu jauh lebih lembut dan nyaman digunakan.. ia merasa senang akan hal ini.. dan ia terus menerus merawat pohon kapas terakhirnya ini hingga mendapati hasil rajutan yang benar-benar nyaman digunakan banyak orang.
jelas saja waktu telah membuat banyak perubahan.. digantungkannya kedua rajutan pakaian yang dia buat dari kedua pohon kapasnya itu.. keduanya terlihat hampir sama dan dirajut oleh jarum yang sama hanya saja hasil rajutan dari pohon kapas yang berada disekitar rumah ini lebih terlihat alami dengan lembutnya dan dengan itu ia jadikan patokan sebagai rajutan untuk pakaian yang akan ia rajut berikutnya... dengan jarum yang sama dan hasil yang jauh lebih baik..
Apa yang dapat kita ambil dari kisah ini... semua tergantung pembaca..
" jangan menilai segala sesuatu itu hanya berdasarkan kilasan mata tanpa tindakan, pelajari dengan seksama akan lingkup yang engkau mampu jalaninya,, dan tetap.. yh tetaplah sayangi dan rawat segala sesuatu yang engkau miliki saat ini,, besar atau kecilnya itu semua akan bermanfaat di akhirnya"
Qts : Gaga